Berita
Badan Bahasa dan TNI Perkuat Literasi Anak Papua Pegunungan Melalui Pengiriman Buku
Diunggah oleh Administrator - 26 Januari 2026
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melakukan rapat koordinasi dengan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III untuk membahas pengiriman buku bacaan bagi anak-anak di wilayah Papua Pegunungan. Rapat tersebut dilaksanakan secara daring pada Rabu, 14 Januari 2026.
Koordinasi ini merupakan bagian dari upaya peningkatan dan penguatan literasi dasar bagi anak-anak usia PAUD, TK, dan SD, khususnya di wilayah pedalaman dan perbatasan Papua yang masih memiliki keterbatasan akses pendidikan formal.
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, menegaskan bahwa penguatan literasi di Papua merupakan komitmen bersama yang harus dilaksanakan secara kolaboratif dan berkelanjutan.
“Upaya peningkatan literasi bagi anak-anak Papua tidak dapat dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama lintas lembaga agar anak-anak di wilayah Papua tetap mendapatkan akses bacaan yang layak, relevan dengan budaya setempat, dan mampu menumbuhkan kecintaan terhadap membaca sejak dini,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, dibahas rencana penyaluran buku bacaan bermutu, khususnya cerita bergambar anak. Badan Bahasa menyampaikan bahwa saat ini tersedia berbagai jenis buku, termasuk buku cerita anak dan bahan bacaan berbahasa daerah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung literasi berbasis kearifan lokal.
Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Dora Amalia juga memaparkan bahwa pihaknya telah menyusun 34 judul komik cerita berbahasa daerah serta buku peribahasa dan idiom yang ditujukan bagi peserta didik sekolah dasar. Selain itu, pada tahun 2025 telah dihasilkan 48 judul buku dengan total 520 eksemplar yang bisa didistribusikan meskipun masih terdapat keterbatasan anggaran pencetakan.
Rapat ini turut menyoroti kondisi lapangan di Papua Pegunungan yang pada sejumlah wilayah belum terdapat sekolah formal meskipun jumlah anak usia sekolah cukup banyak. Oleh karena itu, distribusi buku direncanakan melalui pos-pos penjagaan TNI yang secara langsung mendampingi penguatan literasi bagi anak-anak di wilayah Papua Pegunungan.
Kepala Badan Bahasa menambahkan bahwa bahan bacaan yang disalurkan bukan hanya berfungsi meningkatkan kemampuan membaca, melainkan juga memperkuat karakter kebangsaan.
“Buku-buku yang kami siapkan diharapkan memuat nilai kearifan lokal, cerita perjuangan, serta semangat kebangsaan agar anak-anak Papua tumbuh dengan rasa percaya diri dan nasionalisme yang kuat,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, Badan Bahasa akan menyusun mekanisme administrasi dan koordinasi lanjutan dengan Balai Bahasa Papua serta memperkuat kerja sama dengan pemerintah Papua untuk mendukung pencetakan dan pendistribusian buku serta pedampingan penguatan literasi. (Devi Virhana)
Sumber: Badan Bahasa dan TNI Perkuat Literasi Anak Papua Pegunungan Melalui Pengiriman Buku | Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa - Kemendikdasmen

